Senin, 09 Desember 2024

Waspada Penggunaan Wi-Fi Gratis di Tempat Umum

Ilustrasi penggunaan Wi-Fi di tempat umum (foto/dok:pixabay.com)

KBRN, Tahuna : Penggunaan Wi-Fi gratis di tempat umum, seperti kafe, pusat perbelanjaan, atau bandara, semakin populer di kalangan pengguna internet. Namun, meskipun menawarkan kenyamanan, penggunaan Wi-Fi publik ini juga dapat berisiko besar terhadap keamanan data pribadi. 

Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII), menjelaskan bahwa Wi-Fi publik sangat rentan terhadap serangan siber karena sering kali tidak memiliki sistem enkripsi yang memadai. Para penyerang bisa dengan mudah mengakses data yang dikirimkan melalui jaringan tersebut.

Salah satu ancaman terbesar dari penggunaan Wi-Fi publik adalah pencurian data pribadi, seperti kata sandi, informasi bank, atau data pribadi lainnya.

Serangan dapat terjadi ketika pengguna tanpa sadar menghubungkan perangkat mereka ke jaringan yang tidak aman atau jaringan yang tampaknya sah, tetapi sebenarnya adalah jaringan palsu yang sengaja dibuat oleh penyerang. 

Dilansir dari situs djppi.kominfo.go.id, Jaringan palsu ini dapat menyerupai WiFi publik yang sah, tapi sebenarnya diciptakan untuk menangkap informasi pribadi dari pengguna yang tidak waspada. Perlu diketahui bahwa jaringan-jaringan palsu dapat dengan mudah diduplikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, sehingga rentan terhadap pencurian data.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lakukan langkah-langkah berikut ini :

ü Jika terhubung ke Wi-Fi publik, hindari membuka atau mengirim informasi sensitif. Informasi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data pribadi lainnya dapat rentan terhadap pencurian jika dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi yang tidak aman.

ü Hindari melakukan transaksi perbankan online ataupun transaksi digital lainnya.

ü Memastikan bahwa setiap kali mengakses website, ada ikon lock yang menunjukkan bahwa koneksi terenkripsi dengan aman. Hal ini menandakan bahwa informasi yang Anda kirimkan dan terima melalui website tersebut terlindungi dari akses yang tidak sah.

ü Memastikan bahwa perangkat lunak pada perangkat yang digunakan sudah memiliki patch keamanan yang terbaru.

Kesimpulannya, meskipun Wi-Fi gratis menawarkan kenyamanan, penting untuk memahami potensi risikonya. Pengguna harus lebih bijak dan mengambil langkah-langkah perlindungan yang diperlukan agar tetap aman dalam dunia digital yang semakin rentan terhadap serangan siber. (JUN)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/iptek/1176975/waspada-penggunaan-wi-fi-gratis-di-tempat-umum

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...