Ilustrasi
penggunaan Wi-Fi di tempat umum (foto/dok:pixabay.com)
KBRN,
Tahuna : Penggunaan Wi-Fi gratis di tempat umum, seperti kafe, pusat
perbelanjaan, atau bandara, semakin populer di kalangan pengguna internet.
Namun, meskipun menawarkan kenyamanan, penggunaan Wi-Fi publik ini juga dapat
berisiko besar terhadap keamanan data pribadi.
Indonesia
Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII),
menjelaskan bahwa Wi-Fi publik sangat rentan terhadap serangan siber karena
sering kali tidak memiliki sistem enkripsi yang memadai. Para penyerang bisa
dengan mudah mengakses data yang dikirimkan melalui jaringan tersebut.
Salah
satu ancaman terbesar dari penggunaan Wi-Fi publik adalah pencurian data
pribadi, seperti kata sandi, informasi bank, atau data pribadi lainnya.
Serangan
dapat terjadi ketika pengguna tanpa sadar menghubungkan perangkat mereka ke
jaringan yang tidak aman atau jaringan yang tampaknya sah, tetapi sebenarnya
adalah jaringan palsu yang sengaja dibuat oleh penyerang.
Dilansir
dari situs djppi.kominfo.go.id, Jaringan palsu ini dapat menyerupai WiFi publik
yang sah, tapi sebenarnya diciptakan untuk menangkap informasi pribadi dari
pengguna yang tidak waspada. Perlu diketahui bahwa jaringan-jaringan palsu
dapat dengan mudah diduplikasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,
sehingga rentan terhadap pencurian data.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, lakukan langkah-langkah berikut ini :
ü Jika terhubung ke Wi-Fi publik, hindari membuka atau mengirim informasi sensitif. Informasi seperti kata sandi, nomor kartu kredit, atau data pribadi lainnya dapat rentan terhadap pencurian jika dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi yang tidak aman.
ü Hindari melakukan transaksi perbankan online ataupun transaksi digital lainnya.
ü Memastikan bahwa setiap kali mengakses website, ada ikon lock yang menunjukkan bahwa koneksi terenkripsi dengan aman. Hal ini menandakan bahwa informasi yang Anda kirimkan dan terima melalui website tersebut terlindungi dari akses yang tidak sah.
ü Memastikan
bahwa perangkat lunak pada perangkat yang digunakan sudah memiliki patch
keamanan yang terbaru.
Kesimpulannya,
meskipun Wi-Fi gratis menawarkan kenyamanan, penting untuk memahami potensi
risikonya. Pengguna harus lebih bijak dan mengambil langkah-langkah
perlindungan yang diperlukan agar tetap aman dalam dunia digital yang semakin
rentan terhadap serangan siber. (JUN)
Link
Berita :
https://rri.co.id/tahuna/iptek/1176975/waspada-penggunaan-wi-fi-gratis-di-tempat-umum

Tidak ada komentar:
Posting Komentar