Selasa, 31 Desember 2024

Keindahan Kembang Api: Hiburan Spektakuler, Risiko Mengintai

 

KBRN, Tahuna : Kembang api, bahan peledak rendah yang dirancang untuk menciptakan efek visual menakjubkan, telah lama menjadi bagian dari tradisi perayaan di berbagai budaya. Berasal dari Tiongkok, kembang api awalnya digunakan untuk mengusir roh jahat. Hingga kini, Tiongkok masih memanfaatkan kembang api untuk merayakan Tahun Baru Imlek dan festival bulan.

Secara teknis, kembang api adalah proyektil berbasis piroteknik yang meledak dengan pola tertentu, menghasilkan suara ledakan serta warna-warni spektakuler di udara. Warna tersebut berasal dari reaksi kimia antara garam logam dan bahan peledak yang, ketika dipanaskan, memancarkan cahaya beraneka warna.

Namun, di balik keindahannya, kembang api memiliki sisi gelap. Proses pembakaran kembang api melepaskan gas rumah kaca seperti karbon dioksida, karbon monoksida, dan nitrogen. Partikel logam yang menciptakan warna cerah sering kali tidak sepenuhnya terbakar, sehingga berubah menjadi aerosol yang mencemari udara, air, dan tanah. Ketika terhirup atau tertelan, partikel ini dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, seperti asma, mual, diare, kerusakan ginjal, gangguan jantung, hingga kanker.

Selain dampak kesehatan, kembang api juga meningkatkan risiko kecelakaan. Ledakan tak terkendali dapat menyebabkan kebakaran atau cedera serius, termasuk kehilangan anggota tubuh.

Penelitian dari The Institute of Environmental Assessment and Water Research (IDAEA-CSIC) menunjukkan bahwa asap kembang api dapat memperburuk kondisi penderita asma. Dampaknya bergantung pada frekuensi, durasi, dan konsentrasi bahan kimia yang dilepaskan ke udara.

Meski kembang api menghadirkan hiburan spektakuler, penting untuk mempertimbangkan dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan. Edukasi tentang penggunaan yang aman dan ramah lingkungan menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan bersama. (Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1223085/keindahan-kembang-api-hiburan-spektakuler-risiko-mengintai

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...