KBRN, Tahuna ; Meta AI di
WhatsApp hadir untuk mendorong kreativitas dalam komunikasi digital. Teknologi
ini, yang merupakan singkatan dari Metaverse Artificial Intelligence,
dirancang untuk menghadirkan cara baru dalam berinteraksi.
“Meta AI tidak hanya
terbatas pada komunikasi dua dimensi. Karena berada di bawah naungan Meta,
seperti Facebook dan Instagram, teknologi ini berbasis chatbot dengan
pendekatan inovatif,” ujar Firman Kurniawan, Pakar Komunikasi Digital
Universitas Indonesia, ketika diwawancarai Pro3, Minggu (5/1/2024).
Firman menjelaskan,
performa Meta AI di WhatsApp bergantung pada jumlah dan kualitas data yang
tersedia, serta seberapa mutakhir data tersebut.
"Chatbot ini bisa
menjadi alat bantu untuk mencari solusi atas masalah tertentu. Namun, teknologi
ini tetap tidak dapat sepenuhnya menggantikan peran manusia," tambahnya.
Meta AI, yang diluncurkan
pada September 2024, adalah fitur kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi sebagai
asisten virtual. Saat ini, fitur tersebut hanya tersedia di beberapa negara dan
baru-baru ini diperkenalkan di Indonesia.
Fitur ini dirancang untuk
memudahkan berbagai kebutuhan pengguna, seperti memberikan jawaban otomatis
hingga solusi kreatif untuk masalah tertentu. Meski sangat membantu, chatbot
ini berfungsi sebagai pendamping, bukan pengganti manusia.
Menurut pakar, kemampuan
chatbot akan terus meningkat seiring pembaruan data dan teknologi dari Meta.
Hal ini membuat Meta AI semakin relevan untuk memenuhi kebutuhan pengguna di
era digital.
Meski menawarkan
kemudahan, Firman mengingatkan bahwa manusia tetap memiliki peran penting dalam
komunikasi. Teknologi hanya menjadi alat bantu, sementara kreativitas dan
empati tetap menjadi ciri khas manusia yang tidak bisa digantikan.
Meta AI di WhatsApp juga
memperluas fungsi aplikasi perpesanan ini, sejalan dengan visi Meta untuk
menciptakan pengalaman digital yang lebih interaktif. Fitur ini diharapkan
membantu pengguna memenuhi kebutuhan mereka, baik untuk keperluan pribadi
maupun profesional.
Inovasi ini menunjukkan
komitmen Meta dalam mengintegrasikan AI dengan kebutuhan pengguna di berbagai
platform. Kehadiran chatbot di WhatsApp merupakan langkah awal menuju
pengalaman digital yang lebih kreatif dan imersif, di mana pengguna dapat
mengeksplorasi fitur-fitur baru dengan mudah.
Bagi pengguna di
Indonesia, Meta AI menghadirkan peluang untuk mencoba teknologi chatbot ini dan
memanfaatkan fitur-fiturnya yang inovatif. Namun, perlu diingat bahwa teknologi
hanya alat pendukung, dan peran manusia tetap sangat penting dalam banyak aspek.
(MS)
Link Berita :
https://rri.co.id/tahuna/iptek/1237599/meta-ai-whatsapp-inovasi-kreatif-untuk-pengguna-digital
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar