Senin, 03 Februari 2025

Sultan Ternate Tekankan Pentingnya Pelestarian Budaya Tulude

 

Yang Mulia Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Mudafar Sjah, S.IP, MAP ketika memberikan sambutannya pada HUT ke - 600 daerah Sangihe yang dirangkaikan dengan Upacara Adat Tulude, Jum'at (31/1/2025) / (Foto : Rico / rri.co.id)


KBRN, Tahuna – Selama tiga hari terakhir, masyarakat Tahuna dimeriahkan oleh kehadiran kelapa kembar, sebuah benda bersejarah yang menjadi pusat perhatian dalam perayaan adat Tulude.

“Setelah prosesi selesai, kelapa kembar tersebut dikembalikan ke Museum Kesultanan Ternate, tempat asalnya. Namun, perayaan ini bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran akan pelestarian budaya dan adat istiadat,” demikian diungkapkan Yang Mulia Sultan Ternate ke-49, Hidayatullah Mudafar Sjah, S.IP, MAP. Kepada rri.co.id, Jum’at (31/1/2025).

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kerja sama antara Ternate dan Sangihe dalam melestarikan tradisi yang telah diwariskan oleh leluhur. Dengan adanya perayaan semacam ini, diharapkan hubungan budaya antara kedua daerah akan semakin erat dan menjadi contoh dalam pelestarian adat istiadat di wilayah timur Indonesia.

Sementara itu, Tanira Keraton Kesultanan Ternate, Risal Efendi menyampaikan kebanggaannya dapat menghadiri acara tersebut. Ia mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti dari keterlibatan berbagai pihak dalam upacara adat Tulude. Menurutnya, sambutan hangat yang diberikan oleh masyarakat Sangihe kepada rombongan Kesultanan Ternate menegaskan bahwa hubungan emosional di antara kedua daerah tetap erat dan terjaga.

“Perayaan ini menunjukkan bahwa meskipun banyak peradaban dan pengaruh modern masuk, adat istiadat lokal tetap menjadi identitas yang perlu kita pertahankan. Warisan budaya seperti ini harus terus dijaga dan dihargai, bukan hanya sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga sebagai sumber kebanggaan dan inspirasi bagi generasi mendatang,” ujar Risal Efendi.

Kesultanan Ternate berkomitmen untuk terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan budaya guna memastikan bahwa warisan leluhur tetap lestari dan diwariskan kepada generasi selanjutnya. (Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1298806/sultan-ternate-tekankan-pentingnya-pelestarian-budaya-tulude

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...