Senin, 03 Februari 2025

Pentingnya Generasi Muda Sangihe Menjaga Warisan Budaya

 

Aldo Andi latimbo, saat pemantapan latihan tagonggong bersama grupnya, di pendopo rumah dinas Bupati Sangihe, Jum'at (31/1/2025) / (Foto : Rico / rri.co.id)

KBRN, Tahuna : Aldo Andi Latimbo, siswa kelas XII dari SMTK Kristen Bowongkali, turut berperan dalam pelestarian budaya Tagonggong di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sejak mengenal budaya tersebut di bangku SD, Aldo semakin aktif mempelajari dan melibatkan diri dalam berbagai kegiatan budaya di kampungnya.

“Saya belajar dari opa di Bowongkali dan mengikuti lomba di Boulevard. Alhamdulillah, saya juara satu tingkat kabupaten,” ungkap Aldo. Keterlibatannya tidak hanya dalam lomba, tetapi juga dalam kegiatan budaya seperti pembangunan gereja dan acara lainnya, turun dari kampung - ke kampung. “Setiap ada ulang tahun gereja atau perayaan lainnya, saya sering dipanggil,” tambahnya.

Tagonggong adalah tradisi yang melibatkan seni pertunjukan dan permainan yang dimainkan dalam berbagai acara adat. Aldo menekankan pentingnya menjaga tradisi ini agar tetap hidup. “Bermain Tagonggong bukan sekadar permainan, tetapi bagian dari melestarikan budaya lokal,” ujar Aldo.

Sebagai generasi muda, Aldo menganggap penting untuk terus mengenal dan melestarikan budaya ini. Ia berharap, di masa depan, ia dapat mengajarkan kepada anak-anak muda untuk terus memainkan Tagonggong, agar budaya ini tidak punah. “Kami yang akan menggantikan mereka jika orang tua sudah tidak bisa bermain,” kata Aldo, penuh harapan.

Komitmen Aldo untuk pelestarian budaya Tagonggong memberikan harapan besar bagi masa depan seni dan budaya lokal yang penuh makna. (Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1298890/pentingnya-generasi-muda-sangihe-menjaga-warisan-budaya

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...