Ilustrasi
percakapan pada aplikasi pesan (foto/dok:freepik)
KBRN Tahuna : Diera
perkembangan informasi dan komunikasi yang sangat pesat sekarang ini, sering
muncul istilah atau Bahasa gaul pada media sosial. Istilah itu disebut Dry Text
yang digunakan Gen Z dimedia sosial Instagram, Tiktok, ataupun Twitter.
Dikutip dari
antaranews.com, Dry Text adalah sebuah istilah Ketika seseorang merespons pesan
dengan jawaban yang singkat dan kurang bersemangat, seolah-olah tidak berniat
untuk melakukan percakapan dengan lawan bicara dan hanya sekadar membalas pesan
tanpa benar-benar ingin terlibat dalam percakapan.
Dry Text bisa terjadi
bukan hanya komunikasi pesan dengan pasangan, bisa juga terjadi pada komunikasi
pesan antar rekan kerja, kolega, ataupun ketika kita ingin membangun relasi dan
koneksi dengan orang baru. Tetapi, penggunaan kata Dry Text oleh Gen Z sering
kali digambarkan dengan ketika komunikasi dengan pasangan terasa hambar dan
hanya dibalas singkat saja seperti "ok", "iya",
"haha" dll.
Ketika terjadi Dry Text,
percakapan cenderung menjadi datar dan kurang ekspresif. Pesan yang dikirimkan
yang hanya berisi jawaban singkat membuat komunikasi tidak terbangun dengan
baik. Akibatnya, tujuan komunikasi menjadi tidak tersampaikan dan membuat komunikasi
menjadi berakhir.
Karena itu, penting agar
menghindari Dry Text, agar tidak terjadi dalam komunikasi pesan yang sedang
dibangun. Bisa dengan gaya penulisan yang lebih santai agar percakapan tetap
terjaga dan juga menggunakan emoji sehingga pesan teks tidak terkesan tegang
dan kaku. (AYS)
Link Berita :
https://rri.co.id/tahuna/lain-lain/1148329/mengenal-dry-text-bahasa-gaul-gen-z

Tidak ada komentar:
Posting Komentar