Kamis, 28 November 2024

Kenali Lebih Jauh Apa Itu Aplikasi Srikandi

 

Sarah Fanny dari Bidang SDM RRI Pusat Jakarta, Pemateri Aplikasi SRIKANDI (Foto: RRI Tahuna/Fitriani Rusdi)

KBRN Tahuna ; Sarah Fanny dari Bidang SDM RRI Pusat Jakarta, Aplikasi SRIKANDI adalah sebuah Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi yang bertujuan mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan secara elektronik. 

Aplikasi ini dikembangkan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Pemerintah secara resmi memperkenalkan aplikasi ini pada 27 Oktober 2020.

SRIKANDI dihasilkan melalui kolaborasi antara Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

“SRIKANDI merupakan aplikasi kearsipan yang diinisiasi pemerintah untuk menunjang pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis digital, dengan pengguna utama meliputi instansi pusat dan daerah,” jelas Fanny.

Aplikasi ini dirancang untuk memperkenalkan inovasi dalam pengelolaan arsip, sehingga memungkinkan pembuatan dan pengiriman dokumen keluar, penerimaan serta penjadwalan dokumen yang masuk, serta pendisposisian dokumen tersebut. Selain itu, aplikasi ini juga mendukung proses tanda tangan dokumen untuk penomoran sebelum pengiriman, serta klasifikasi dokumen masuk dan keluar sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Keunggulan aplikasi ini antara lain: mempermudah pengelolaan arsip, memperlancar koordinasi antar instansi, meningkatkan keakuratan dan akuntabilitas pengarsipan, menyederhanakan pengiriman surat elektronik, memudahkan pengelolaan dan pencatatan dokumen, memastikan dokumen arsip tersimpan lebih terorganisasi, serta mendukung retensi arsip yang efektif,“ terang Fanny.

(Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1145664/kenali-lebih-jauh-apa-itu-aplikasi-srikandi

 


Pengelolaan Arsip yang Dinamis

 

Pengelolaan Arsip Yang Dinamis (Foto: RRI Jakarta/Sarah Fanny)

KBRN Tahuna ; Arsiparis memainkan peran penting dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pemimpin dan pihak terkait dalam proses pengambilan keputusan atau penyusunan kebijakan. 

Di mana Arsiparis membantu memastikan informasi disampaikan dengan cepat, lengkap, dan sesuai kebutuhan. Dengan arsip, potensi kesalahan komunikasi dapat diminimalkan, pekerjaan yang sama tidak akan terulang, dan efisiensi operasional dapat tercapai.

Dalam praktek pengelolaan arsip, dokumen ini memiliki nilai strategis untuk merancang program atau kegiatan yang akan dilakukan di masa mendatang. 

Mengacu pada dasar hukum pada Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009, Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan dan Peraturan ANRI Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemeliharaan Arsip Dinamis.

Arsip dapat didefinisikan sebagai catatan dari berbagai aktivitas atau peristiwa dalam beragam format dan media, sesuai perkembangan teknologi, yang dihasilkan atau diterima oleh lembaga pemerintahan, instansi pendidikan, perusahaan, organisasi politik, komunitas, maupun individu dalam menjalankan aktivitas sosial, politik, dan nasional. 

Sebab Arsip yang tercipta dari kegiatan lembaga negara dan kegiatan yang menggunakan sumber dana negara dinyatakan sebagai arsip milik negara.

Kearsipan sendiri adalah bagian dari pekerjaan administrasi yang dilakukan baik di sektor publik maupun swasta. Tugas-tugas kearsipan melibatkan pengaturan berkas, penyimpanan dokumen penting, serta korespondensi organisasi. Mengingat arsip juga berfungsi sebagai pusat memori organisasi. 

Intinya jika arsip tidak dikelola dengan baik atau tidak dilengkapi fasilitas memadai, ini dapat merusak kredibilitas organisasi dan menghambat pencapaian tujuan. Oleh karena itu, pengelolaan arsip yang optimal perlu menjadi prioritas utama setiap organisasi. (MS)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1146816/pengelolaan-arsip-yang-dinamis

 


Seberapa Pentingnyakah Peran Arsiparis Dalam Suatu Instansi?

 

Kearsipan RRI (Foto: RRI Jakarta / Sarah Fanny)

KBRN Tahuna ; Kearsipan memiliki peran penting dalam organisasi karena menjadi sumber data, alat kendali, serta pengingat utama. Arsip yang dikelola secara efektif dapat membantu organisasi mencapai targetnya. 

Mengapa peran arsiparis dalam sebuah instansi sangat penting?. Karena mereka berkontribusi pada pengelolaan dokumen, pengaturan arsip, dan pelestarian informasi.

Adapun beberapa fungsi utama arsiparis, yaitu : Arsiparis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa dokumen dan informasi penting instansi terorganisasi dengan baik dan mudah diakses. Mereka membantu menyimpan rekaman kegiatan operasional organisasi yang dapat digunakan sebagai referensi di masa mendatang. 

Arsiparis memiliki peran dalam menjaga integritas dokumen sebagai bukti otentik ketika diperlukan, misalnya dalam menyelesaikan perselisihan.

Dengan memastikan dokumentasi yang rapi, arsiparis mendukung transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan instansi. Selain itu, arsiparis juga memfasilitasi efisiensi administratif dengan menyediakan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan akurat. 

Pengelolaan arsip yang efektif oleh arsiparis memungkinkan instansi mempertahankan reputasi dan mencapai tujuannya secara maksimal.

Pengelolaan arsip yang baik mampu meningkatkan efisiensi operasional administrasi. Sebaliknya, jika arsip tidak dikelola dengan benar, hal ini dapat menurunkan reputasi organisasi dan menghambat pencapaian tujuan. Peran ini menjadikan arsiparis sebagai kunci dalam mendukung kelancaran dan keberhasilan operasional suatu instansi. (MS)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1146721/seberapa-pentingnyakah-peran-arsiparis-dalam-suatu-instansi

 


Mengenal Dry Text, Bahasa Gaul Gen Z

Ilustrasi percakapan pada aplikasi pesan (foto/dok:freepik)

KBRN Tahuna : Diera perkembangan informasi dan komunikasi yang sangat pesat sekarang ini, sering muncul istilah atau Bahasa gaul pada media sosial. Istilah itu disebut Dry Text yang digunakan Gen Z dimedia sosial Instagram, Tiktok, ataupun Twitter. 

Dikutip dari antaranews.com, Dry Text adalah sebuah istilah Ketika seseorang merespons pesan dengan jawaban yang singkat dan kurang bersemangat, seolah-olah tidak berniat untuk melakukan percakapan dengan lawan bicara dan hanya sekadar membalas pesan tanpa benar-benar ingin terlibat dalam percakapan.

Dry Text bisa terjadi bukan hanya komunikasi pesan dengan pasangan, bisa juga terjadi pada komunikasi pesan antar rekan kerja, kolega, ataupun ketika kita ingin membangun relasi dan koneksi dengan orang baru. Tetapi, penggunaan kata Dry Text oleh Gen Z sering kali digambarkan dengan ketika komunikasi dengan pasangan terasa hambar dan hanya dibalas singkat saja seperti "ok", "iya", "haha" dll.

Ketika terjadi Dry Text, percakapan cenderung menjadi datar dan kurang ekspresif. Pesan yang dikirimkan yang hanya berisi jawaban singkat membuat komunikasi tidak terbangun dengan baik. Akibatnya, tujuan komunikasi menjadi tidak tersampaikan dan membuat komunikasi menjadi berakhir.

Karena itu, penting agar menghindari Dry Text, agar tidak terjadi dalam komunikasi pesan yang sedang dibangun. Bisa dengan gaya penulisan yang lebih santai agar percakapan tetap terjaga dan juga menggunakan emoji sehingga pesan teks tidak terkesan tegang dan kaku. (AYS) 

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/lain-lain/1148329/mengenal-dry-text-bahasa-gaul-gen-z

 

 

Selasa, 26 November 2024

RRI Tahuna Siap Sukseskan Program Khusus Daerah Memilih

 

Rapat persiapan penyelenggaraan program khusus Daerah Memilih, Pilkada 2024 dan simulasi Report on The Spot (ROS) baik audio maupun audio Visual via aplikasi zoom, di Studio.1 RRI Tahuna / Foto. PPID RRI Tahuna - Richo.T

KBRN Tahuna: Secara nasional, Radio Republik Indonesia (RRI) berhasil meraih posisi sebagai stasiun radio dengan tingkat popularitas tertinggi di Indonesia pada tahun 2024. Survei ini melibatkan 3.777 responden dari seluruh wilayah Indonesia. 

Berdasarkan data dari Nielsen Audience Measurement, lembaga riset global yang berbasis di New York, Amerika Serikat, sebanyak 46,4% pendengar radio nasional dalam enam bulan terakhir memilih mendengarkan RRI. Angka ini menjadikan RRI unggul dibandingkan stasiun radio lainnya di Indonesia.

Hal ini disampaikan Ketua Tim Penyiaran RRI Tahuna, Marthen Z. Montong, S.Sos, dalam rapat persiapan penyelenggaraan program khusus Daerah Memilih, Pilkada 2024 dan simulasi Report on The Spot (ROS) baik audio maupun audio Visual via aplikasi zoom, yang disiarkan melalui chanel youtube RRI Tahuna. Rapat ini diikuti oleh Kayawan/ti RRI Tahuna, Selasa (26/11/2024). 

“Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa 68% pendengar RRI aktif menikmati siarannya setiap minggu. Peran LPP RRI dalam keberhasilan Pemilu 2024 sangat signifikan. RRI menjadi sarana penting dalam menyampaikan edukasi dan informasi kepada masyarakat, khususnya para pemilih,” jelas Montong.

Sementara PLT Kepsta RRI Tahuna, Missel Sahambe, AP, dalam arahannya menegaskan Pilkada merupakan momen penting bagi masyarakat untuk memilih pemimpin baru yang lebih baik atau mempertahankan pemimpin yang dianggap berhasil. Maka, peran RRI Tahuna dalam menyajikan informasi netral dan akurat sangat diperlukan, agar masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe, dapat membuat pilihan yang tepat berdasarkan fakta.(Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/pilkada-2024/1147422/rri-tahuna-siap-sukseskan-program-khusus-daerah-memilih

 


Senin, 25 November 2024

Google Authenticator, Solusi Mengamankan Akun Media Sosial

 

Tangkapan layar aplikasi Google Authenticator pada playstore (Foto: dok/RRI Arjun)

KBRN, Tahuna : Mengamankan akun media sosial menjadi salah satu perhatian utama di era digital saat ini. Maraknya ancaman peretasan, Google Authenticator bisa menjadi salah satu solusi meningkatkan keamanan akun media sosial. Layanan autentikasi dua faktor (2FA) ini menyediakan lapisan perlindungan ekstra yang dapat mencegah akses masuk meskipun seseorang pihak yang tidak bertanggung jawab mengetahui password pengguna.

Google Authenticator adalah aplikasi yang menyediakan kode verifikasi berupa angka acak yang berubah setiap 30 detik. Kode ini digunakan sebagai bagian dari proses autentikasi untuk memastikan bahwa hanya pemilik akun yang sah yang dapat mengaksesnya. Dengan mengaktifkan autentikasi dua faktor, pengguna harus memasukkan kode verifikasi sebanyak 6 angka yang diterima melalui aplikasi ini, selain kata sandi utama. Menurut situs resmi Google, “Google Authenticator memberikan lapisan tambahan perlindungan dengan memastikan hanya pemilik perangkat yang dapat mengakses akun mereka.”

Sebagai contoh, ketika pengguna mengakses akun media sosial seperti Facebook, Instagram, atau X(Twitter), mereka akan diminta  memasukkan kata sandi seperti biasa. Selanjutnya, sistem akan meminta untuk memasukkan kode yang dihasilkan oleh aplikasi Google Authenticator di ponsel pengguna yang sebelumnya sudah diinstal. Proses ini menambah satu langkah ekstra yang mempersulit upaya peretasan.

Google Authenticator juga tidak memerlukan koneksi internet untuk menghasilkan kode verifikasi, sehingga membuatnya lebih aman dibandingkan dengan metode lain seperti SMS atau email. Dengan demikian, aplikasi ini sangat efektif untuk menghindari potensi risiko seperti penyadapan pesan atau peretasan yang mengandalkan nomor ponsel pengguna.

Dengan semakin banyaknya ancaman siber di internet, penggunaan Google Authenticator bisa menjadi pilihan agar menjaga kemanan akun media sosial pengguna. (AN) 

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/iptek/1140902/google-authenticator-solusi-mengamankan-akun-media-sosial

 

Kolaborasi RRI dan Sekda Sitaro : Penguatan Komunikasi Publik

 

Missel Sahambe AP, PLT Kasatker RRI Tahuna bersama tim Penyiaran melakukan kunjungan dan pertemuan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sitaro, Senin di Ondong Siau Barat (Foto : RRI/Fitriani Rusdi)

KBRN, Tahuna: Radio Republik Indonesia (RRI) terus memperkuat perannya dalam penyiaran multiplatform sebagai bagian dari upaya menghadirkan konten yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal. 

Program multiplatform RRI tidak harus sama dengan siaran konvensional, tetapi dirancang khusus untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui berbagai saluran digital.

Direktur LPU LPP RRI Yonas Markus Tuhuleruw menegaskan pentingnya penguatan komunikasi publik melalui kolaborasi antara RRI dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. 

“Tugas kita adalah meyakinkan pemerintah bahwa RRI sebagai lembaga penyiaran publik memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa melalui siaran lokal yang dapat diadaptasi untuk skala nasional,” ungkapnya dalam pertemuan dengan para Kepala Satuan Kerja (Kasatker) RRI se-Indonesia di Surabaya beberapa waktu lalu.

Menindaklanjuti arahan tersebut, PLT Kepala Satuan Kerja (Kasatker) RRI Tahuna, Missel Sahambe AP, bersama tim penyiaran melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sitaro pada Senin, (25/11/2024). 

Dalam pertemuan dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Sitaro di Ondong Siau Barat, membahas penguatan komunikasi publik melalui kolaborasi antara RRI Tahuna dan Pemerintah Daerah Sitaro, meliputi wilayah Siau, Tagulandang, dan Biaro.

Menurut Ketua Tim Penyiaran, Marthen Montong S.Sos kehadiran tim bertujuan untuk membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah sekaligus menyampaikan undangan dari Direktur Utama RRI.

 “Kami berharap Sekretaris Daerah Kabupaten Sitaro dapat hadir dalam kegiatan kolaborasi ini, yang menjadi langkah penting untuk memperkuat komunikasi publik sesuai visi dan misi pemerintah,” ujarnya.

Ketua Tim Layanan Media Baru, Merry Sasenga S.I. Kom menambahkan bahwa kolaborasi ini menjadi upaya strategis RRI dalam memastikan kehadirannya tetap relevan di era digital. 

“Melalui multiplatform, RRI memberikan masyarakat akses lebih luas ke berbagai layanan media, memungkinkan mereka untuk memanfaatkan seluruh platform secara maksimal. Ini adalah bagian dari komitmen RRI untuk terus berkembang dan mengikuti dinamika zaman,” jelasnya.

Dengan konsep multiplatform dan kolaborasi yang erat bersama pemerintah daerah, RRI diharapkan dapat semakin memperkokoh posisinya sebagai lembaga penyiaran publik yang tidak hanya relevan secara lokal, tetapi juga berperan signifikan dalam skala nasional. (Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1145614/kolaborasi-rri-dan-sekda-sitaro-penguatan-komunikasi-publik

 


Jumat, 15 November 2024

Usaha Kecil Membangun Kepribadian yang Terampil dan Mandiri

 

Melky Kirimang Pengrajin Mebel (foto : RRI/Rico)

KBRN Tahuna : Melky Kirimang memulai bisnis dari nol, dan tantangan modal bukan menjadi penghalang baginya untuk mencapai kesuksesan. Dengan usaha mebel kecil-kecilan yang ia dirikan, modal awal ia dapatkan dari pinjaman untuk memulai usaha sendiri.

Awalnya, Melky membuat lemari kayu sebagai contoh produk pertamanya. Ketertarikan pelanggan mulai tumbuh, terutama bagi mereka yang ingin memiliki lemari kayu berkualitas. 

Dalam kurun waktu sekitar 10 tahun, usahanya mendapat dukungan dari pemerintah setempat melalui bantuan Usaha Kecil Menengah (UKM), yang semakin memperkuat bisnisnya. Kini, usaha mebelnya telah berjalan selama 24 tahun.

Melky melayani berbagai pesanan, baik dari dalam maupun luar kota, mulai dari pembuatan kursi, meja, lemari, hingga kebutuhan mebel lainnya.

“Saya berharap usaha ini bisa terus berkembang dengan sukses ke depannya, dan dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain,” ujar Melky.

Dengan semangat pantang menyerah, Melky terus berupaya mengembangkan usahanya dengan optimisme. Dia berharap generasi muda dapat melanjutkan perjuangan ini, membangun usaha, serta melatih diri untuk lebih maju dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi banyak orang, termasuk keluarga dan teman-teman. (Rico)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1115084/usaha-kecil-membangun-kepribadian-yang-terampil-dan-mandiri

 


TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...