![]() |
Gunung
Api Awu dari CCTV Stasiun Pengamatan Gunung Awu (foto: Dukmentasi/ https://magma.vsi.esdm.go.id/img/ga/AWU/AWU202407170600.png) |
KBRN, Tahuna
: Gunung Api Awu terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara,
dengan posisi geografis di Latitude 3.682846°LU, Longitude 125.45598°BT dan
memiliki ketinggian 1320 mdpl.
Terkait aktivitas Gunung
Api Awu di Sangihe yang dilansir dari Magma Indonesia, Rabu (17/7/2024), pada
laporan meterologi menunjukan bahwa Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup
lemah ke arah utara. Suhu udara 26-30 °C dan kelembaban udara 60-70 %. Pengamatan
visual Gunung , kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.
Sementara itu, terkait
kegempaan di laporkan bahwa gempa vulkanik dangkal tercatat sejumlah 11 kali,
Amplitudo : 3-22 mm, Durasi : 6-19 detik, dan gempa tektonik jauh sejumlah : 6
kali, Amplitudo : 3-48 mm, S-P : 15-22 detik, Durasi : 46-384 detik.
Sejak, Selasa
(16/4/2024), status Gunung Api Awu di Sangihe dari level II (Waspada) menjadi
level III (Siaga), dan sampai hari ini statusnya belum berubah.
Tommy Luhut Marbun,
A.Md, dari Pos Pengamatan Gunung Api Awu, menjelaskan bahwa hal ini
disebabkan adanya peningkatan gempa vulkanik dangkal yang terjadi tiba-tiba.
Lebih lanjut Tommy
menjelaskan, dengan adanya peningkatan gempa vulkanik dangkal dikhawatirkan
akan berlanjut ke arah erupsi, karena kedalaman sumber gempa sudah dangkal.
Kemungkinan terburuknya bisa terjadi erupsi freatik yang berlanjut ke arah
erupsi yang besar.
Terkait adanya
kemungkinan penurununan status gunung api Awu, ucap Tommy penurunan status juga
bisa dimungkinkan jika kejadian gempa dangkal tersebut sudah berkurang atau
bahkan hilang. Namun sampai hari ini status Awu masih level 3 (Siaga).
Tommy
menghimbau, agar masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak mendekati
dan beraktivitas di dalam radius 5 kilometer dari kawah puncak Gunung
Awu.
Sebaliknya, masyarakat di
sekitar dimintah tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu mengenai
aktivitas gunung Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Masyarakat
mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten
Kepulauan Sangihe," katanya.
Masyarakat maupun
Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya juga dapat memantau perkembangan
tingkat aktivitas maupun rekomendasi gunung Awu melalui aplikasi MAGMA
Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau
melalui aplikasi android MAGMA Indonesia. (MS)
Link Berita :
https://rri.co.id/tahuna/daerah/832729/mengapa-status-level-iii-gunung-awu-belum-diturunkan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar