Kamis, 18 Juli 2024

Mengapa Status Level III Gunung Awu Belum Diturunkan?

 

Gunung Api Awu dari CCTV Stasiun Pengamatan Gunung Awu (foto: Dukmentasi/ https://magma.vsi.esdm.go.id/img/ga/AWU/AWU202407170600.png)

KBRN, Tahuna : Gunung Api Awu terletak di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan posisi geografis di Latitude 3.682846°LU, Longitude 125.45598°BT dan memiliki ketinggian 1320 mdpl.

Terkait aktivitas Gunung Api Awu di Sangihe yang dilansir dari Magma Indonesia, Rabu (17/7/2024), pada laporan meterologi menunjukan bahwa Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah ke arah utara. Suhu udara 26-30 °C dan kelembaban udara 60-70 %. Pengamatan visual Gunung , kabut 0-II hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Sementara itu, terkait kegempaan di laporkan bahwa gempa vulkanik dangkal tercatat sejumlah 11 kali, Amplitudo : 3-22 mm, Durasi : 6-19 detik, dan gempa tektonik jauh sejumlah : 6 kali, Amplitudo : 3-48 mm, S-P : 15-22 detik, Durasi : 46-384 detik.

Sejak, Selasa (16/4/2024), status Gunung Api Awu di Sangihe dari level II (Waspada) menjadi level III (Siaga), dan sampai hari ini statusnya belum berubah. 

Tommy Luhut Marbun, A.Md, dari Pos Pengamatan Gunung Api Awu, menjelaskan bahwa hal ini disebabkan adanya peningkatan gempa vulkanik dangkal yang terjadi tiba-tiba.

Lebih lanjut Tommy menjelaskan, dengan adanya peningkatan gempa vulkanik dangkal dikhawatirkan akan berlanjut ke arah erupsi, karena kedalaman sumber gempa sudah dangkal. Kemungkinan terburuknya bisa terjadi erupsi freatik yang berlanjut ke arah erupsi yang besar.

Terkait adanya kemungkinan penurununan status gunung api Awu, ucap Tommy penurunan status juga bisa dimungkinkan jika kejadian gempa dangkal tersebut sudah berkurang atau bahkan hilang. Namun sampai hari ini status Awu masih level 3 (Siaga).

Tommy menghimbau, agar masyarakat dan pengunjung atau wisatawan tidak mendekati dan beraktivitas di dalam radius 5 kilometer dari kawah puncak Gunung Awu. 

Sebaliknya, masyarakat di sekitar dimintah tetap tenang dan tidak terpancing dengan isu-isu mengenai aktivitas gunung Awu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Masyarakat mengikuti arahan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Sangihe," katanya.

Masyarakat maupun Pemerintah Daerah dan instansi terkait lainnya juga dapat memantau perkembangan tingkat aktivitas maupun rekomendasi gunung Awu melalui aplikasi MAGMA Indonesia yang dapat diakses melalui website https://magma.esdm.go.id atau melalui aplikasi android MAGMA Indonesia. (MS)

Link Berita :

https://rri.co.id/tahuna/daerah/832729/mengapa-status-level-iii-gunung-awu-belum-diturunkan

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...