Selasa, 22 April 2025

Hari Bumi Internasional : Bangkitkan Kesadaran Menjaga Alam

 


Ilustrasi digambar dan diproses oleh Ai

KBRN, Tahuna; Setiap tanggal 22 April, dunia merayakan Hari Bumi sebagai momen untuk merenung dan bertindak demi keberlangsungan planet yang menjadi rumah bagi seluruh kehidupan. Gagasan ini pertama kali digagas oleh Senator Amerika Serikat, Gaylord Nelson, pada tahun 1970, sebagai bentuk protes terhadap kerusakan lingkungan yang kian memburuk. Sejak itu, Hari Bumi menjadi simbol perjuangan kolektif demi menyelamatkan bumi dari dampak krisis iklim, polusi, dan eksploitasi yang berlebihan. Meski ada perbedaan tanggal peringatan, beberapa memilih Ekuinoks Maret sebagai penanda Hari Bumi versi PBB. Esensinya tetap satu: membangkitkan kesadaran untuk menjaga alam.

Sayangnya, di Indonesia, gaung Hari Bumi belum sekuat Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap 5 Juni. Padahal, keduanya memiliki semangat yang sama dalam menggerakkan kepedulian terhadap lingkungan. Perbedaan utama hanya terletak pada sejarahnya. Hari Bumi lahir dari inisiatif akar rumput dan aktivis, sedangkan Hari Lingkungan Hidup dicanangkan melalui konferensi resmi PBB. Meskipun begitu, keduanya memanggil kita untuk merefleksikan gaya hidup kita dan dampaknya terhadap alam sekitar.

Merayakan Hari Bumi seharusnya tak hanya berhenti pada seremoni atau kampanye sesaat. Setiap individu memiliki peran dalam menjaga bumi, sekecil apa pun itu. Menanam pohon, mengurangi plastik, memilih transportasi ramah lingkungan, atau sekadar menghemat listrik adalah langkah-langkah kecil yang jika dilakukan bersama-sama, bisa menciptakan perubahan besar. Mari jadikan Hari Bumi bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi sebagai panggilan hati untuk hidup lebih selaras dengan alam, hari ini, esok, dan seterusnya. (Rico)

 Link : 

https://rri.co.id/tahuna/daerah/1464801/hari-bumi-internasional-bangkitkan-kesadaran-menjaga-alam

 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...