Jumat, 14 Desember 2018

The Chordettes


The Chordettes adalah salah satu grup vokal wanita paling berpengaruh dalam sejarah musik pop Amerika. Dengan harmoni yang khas dan suara yang memikat, mereka berhasil mengukir nama di industri musik, terutama pada era 1950-an. Grup ini dikenal luas melalui lagu-lagu ikonik seperti "Mr. Sandman" dan "Lollipop", yang hingga kini masih sering terdengar di berbagai platform musik dan budaya populer.

Awal Terbentuknya The Chordettes

The Chordettes lahir dari kecintaan terhadap musik harmoni yang begitu kuat di kalangan anggotanya. Dibentuk pada tahun 1946 di Sheboygan, Wisconsin, grup ini awalnya beranggotakan empat wanita berbakat: Janet Ertel (lahir dengan nama Buschmann pada 21 September 1913), Alice Mae Buschmann Spielvogel (lahir 31 Juli 1925), Dorothy "Dottie" Schwartz, dan Jinny Osborn (lahir 25 April 1927). Masing-masing dari mereka membawa karakter vokal yang unik, membentuk harmoni yang begitu khas dan sulit ditiru.

The Chordettes awalnya menampilkan musik rakyat dengan gaya yang menyerupai The Weavers, tetapi kemudian beralih ke genre barbershop harmony atau close harmony, sebuah gaya vokal yang mengutamakan perpaduan suara yang harmonis dengan keseimbangan nada yang sempurna. Pergeseran gaya musik ini didorong oleh ayah Jinny Osborn, O. H. "King" Cole, yang merupakan presiden Barbershop Harmony Society pada tahun 1948-1949.

Perjalanan Menuju Ketenarannya

Sejak awal kemunculannya, The Chordettes telah menarik perhatian banyak orang dengan suara mereka yang unik dan penampilan yang elegan. Salah satu pencapaian pertama mereka yang signifikan adalah kemenangan dalam kompetisi Arthur Godfrey's Talent Scouts pada tahun 1949. Kemenangan ini membawa mereka ke acara harian Arthur Godfrey Show, di mana mereka semakin dikenal oleh publik Amerika.

Tak lama kemudian, mereka mendapatkan kesempatan untuk merilis album pertama mereka, Harmony Time, di bawah label Columbia Records pada tahun 1950. Album ini menjadi awal dari rangkaian kesuksesan mereka di industri musik.

Perubahan Formasi dan Kesuksesan Besar

Seiring berjalannya waktu, formasi The Chordettes mengalami beberapa perubahan. Pada tahun 1947, Alice Spielvogel digantikan oleh saudara iparnya, Carol Buschmann. Kemudian, pada tahun 1952, Lynn Evans menggantikan Dorothy Schwartz, yang memilih untuk keluar dari grup. Tak lama setelah itu, pada tahun 1953, Margie Needham menggantikan Jinny Osborn, yang saat itu sedang hamil. Meskipun begitu, Osborn akhirnya kembali bergabung dengan grup setelah melahirkan.

Pada tahun 1953, Archie Bleyer, seorang direktur musik dan pemimpin orkestra yang bekerja dengan Arthur Godfrey, mendirikan label rekaman Cadence Records. Bleyer melihat potensi besar dalam The Chordettes dan segera mengontrak mereka ke labelnya. Inilah awal dari masa keemasan mereka.

Hits Besar yang Melejitkan Nama The Chordettes

Puncak ketenaran mereka dimulai dengan lagu "Mr. Sandman", yang dirilis pada akhir tahun 1954. Lagu ini langsung menjadi hit besar dan menduduki posisi nomor satu di tangga lagu Amerika pada tahun 1955. Yang menarik, Archie Bleyer sendiri turut serta dalam rekaman lagu ini dengan memberikan elemen musik yang khas, yang semakin memperkuat daya tarik vokal grup ini.

Tak berhenti di situ, mereka kembali mencetak sukses besar dengan lagu "Lollipop" pada tahun 1958, yang mencapai posisi nomor dua di tangga lagu. Selain itu, mereka juga berhasil masuk tangga lagu dengan beberapa lagu lainnya, seperti:

  • "Eddie My Love" (peringkat No. 14 di AS)
  • "Born to Be with You" (peringkat No. 5 di AS)
  • "Lay Down Your Arms" (1956)
  • "Just Between You and Me" (peringkat No. 8 di AS, 1957)
  • "Zorro" (tema dari serial Disney, peringkat No. 17 di AS, 1958)
  • "Never on Sunday" (peringkat No. 13 di AS, 1961)
  • "The White Rose of Athens" (peringkat 15 besar di Australia, 1962)

Penampilan di Televisi dan Tur Konser

The Chordettes menjadi bintang di berbagai acara televisi, termasuk The Robert Q. Lewis Show di CBS-TV. Mereka juga tampil dalam episode perdana American Bandstand yang disiarkan secara nasional pada 5 Agustus 1957, serta beberapa kali kembali tampil dalam acara tersebut pada tahun-tahun berikutnya.

Pada tahun 1961, Jinny Osborn kembali meninggalkan grup. Meskipun mereka berusaha mencari pengganti yang cocok, akhirnya The Chordettes memilih untuk membubarkan diri pada tahun 1963.

Warisan dan Pengaruh dalam Musik

Meskipun sudah bubar, warisan musik The Chordettes tetap abadi. Mereka mendapatkan penghargaan sebagai bagian dari Vocal Group Hall of Fame pada tahun 2001, mengukuhkan posisi mereka sebagai salah satu grup vokal wanita terbaik dalam sejarah musik Amerika.

Anggota yang paling lama bertahan di grup ini adalah Carol Buschmann dan Lynn Evans Mand, yang telah berkontribusi dalam hampir semua rekaman mereka di bawah label Columbia dan Cadence. Bahkan pada tahun 2004, Lynn Evans Mand tampil dalam acara televisi PBS Magic Moments: The Best of 50s Pop, menyanyikan kembali lagu legendaris "Lollipop" bersama ikon-ikon pop lainnya dari era 1950-an.

Pengaruh di Era Digital

Di era modern, musik The Chordettes kembali mendapatkan perhatian berkat viralnya video-video di platform seperti TikTok dan YouTube. Pada pertengahan tahun 2023, lagu mereka "Pink Shoe Laces" menjadi tren baru dengan ratusan video yang menampilkan wanita menari mengikuti irama lagu tersebut.

Akhir Perjalanan dan Peninggalan Anggota Grup

Seiring berjalannya waktu, beberapa anggota The Chordettes telah meninggalkan dunia ini. Alice Mae Buschmann Spielvogel meninggal pada tahun 1981, Janet Ertel Bleyer meninggal pada 22 November 1988, Jinny Osborn meninggal pada tahun 2003, Nancy Overton meninggal pada 5 April 2009 setelah berjuang melawan kanker, Dorothy "Dottie" Schwartz meninggal pada 4 April 2016, dan Lynn Evans Mand meninggal pada 6 Februari 2020 pada usia 95 tahun.

Namun, warisan mereka terus hidup melalui musik yang masih dinikmati oleh generasi baru hingga saat ini. The Chordettes bukan hanya sebuah grup vokal, tetapi juga bagian dari sejarah musik Amerika yang tak tergantikan.

TUGAS.3 MK. FSIK 4309 / Penulisan Konten Media Baru / VLOG

  Prosesi tradisional Seke Maneke adalah sebuah ritual penangkapan ikan massal secara adat yang merupakan warisan budaya maritim kuno masyar...